Tentang Kami

Siapa kami

redBusadalah platform pemesanan tiket bus online terbesar di dunia, yang menghubungkan berbagai kota di seluruh dunia dengan hanya klik satu tombol. Didirikan pada tahun 2006, Redbus menjual lebih dari 40 juta tiket hingga saat ini. Kami adalah bagian dari Grup ibibo dan didanai oleh Naspers (sebuah perusahaan multinasional Afrika Selatan). Naspers mengubah industri e-commerce di lebih dari 135 negara yang beroperasi dengan menggunakan layanan internet, TV berbayar, dan media cetak.

Kredensial kami

Redbus merevolusi industri pemesanan tiket bus online dengan membawa bersama-sama lebih dari 2.000 operator bus meliputi lebih dari 80.000 rute di seluruh dunia. Dengan aplikasi mobile-nya yang telah diunduh oleh lebih dari 1 juta pelanggan setia, hari ini Redbus dapat dianggap telah memiliki komunitas wisatawan bus terbesar di dunia.

Jadi, Mengapa Memesan Tiket kepada Kami ?

Redbus menyediakan bus wisatawan dengan sistem pemesanan yang paling sederhana dan tidak repot. Pilih tujuan Anda, lihat susunan posisi kursi, pilih kursi yang nyaman, dan pesan tiket Anda hanya dalam beberapa klik! Pengalaman redBus tidak berakhir hanya dengan pemesanan. Kami memiliki timlayananpelanggan khusus untuk memenuhi semua kebutuhan Anda saat Anda berada di perjalanan. Kami mengharapkan umpan balik dari para pelanggan kami secara berkala dan selalu berusaha untuk memperbaiki diri!

Perjalanan Kami

2006 - Kami memulai padabulan Agustus 2006.
2010 - Kami berada di antara 5 startups teratas yang diawasi oleh Majalah Forbes
2011 - Teknologi kami beradadi antara 5 pemenang teratas pada ajang penghargaan bergengsi CIO Asia Award di Singapura
2012 - 10 juta tiket terjual. Mendapatkan penghargaan Marico Innovation Awards. Menerima hadiah penghargaan Porter pada ajang penghargaan IFC Mint Strategy Awards
2013 - Diakuisisi oleh Grup ibibo, perusahaan patungan Naspers Afrika Selatan
2014 - 20 juta tiket terjual. Pemenang Mobile Innovation di bidang Travel.

Menghubungi kami

Kontak: +62 21 39706060
Ministry of trade Hotline:
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia